Alunan suara bersaut-sautan ini dari alat musik disebut Dol. DiProvinsi engkulu, Sumatera, alat musik Dol bukan hal yang baru.Iramanya kerap terdengar hampir disetiap sudut kota terutama sorehari. Dol pertama kali dibawa oleh pedagang dari India. Bentuknya hampirmirip gendang terbuat dari kulit sapi. Ukurannya bervareasi.Diameter Dol terbesar sekitar 70 centimeter dengan tinggi 80centimeter. Alat musik tradisional Bengkulu ini terbuat dari bongol buah kelapaatau pohon nangka. Masyarakat Bengkulu sangat akrab dengan alatmusik Dol. Mereka biasanya bermain Dol secara berkelompok dirumah-rumah atau sanggar kesenian. Peminatnya tak terbatas padaorang dewasa atau remaja
0 komentar:
Posting Komentar